BMKG: Lima Kali Gempa Guncang Jawa Barat dalam Sehari, Warga Diminta Waspada

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

SEANTERONEWS.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sebanyak lima kali gempa mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Barat sepanjang Rabu (20/8). Getaran paling kuat, berkekuatan magnitudo 4,9, terjadi malam hari di Bekasi, sementara sisanya berlokasi di Bandung Barat dan Purwakarta.

Detil Kronologi Gempa

  • Siang Hari: Gempa ringan berkekuatan magnitudo 1,7 mengguncang Kabupaten Bandung Barat pada pukul 12.28 WIB. Episenter berada sekitar 3 km barat laut dari pusat kota dan memiliki kedalaman 10 km.

  • Malam Hari: BMKG mencatat gempa lebih kuat di Bekasi, berkekuatan magnitudo 4,9 dengan episenter di darat, 19 km tenggara Bekasi. Faktor penyebabnya adalah aktivitas sesar naik di busur belakang Jawa Barat.

  • Susulan: Terjadi dua gempa susulan di Bekasi dengan magnitudo 2,1 dan 2, serta satu di Purwakarta (magnitudo 1,8) sekitar pukul 20.16 WIB.

Intensitas Guncangan Dirasakan Masyarakat

Getaran gempa terasa nyata hingga ke wilayah Jakarta, Depok, dan Bandung. Di beberapa daerah, warga merasakan getaran seperti truk lewat atau melihat benda ringan bergoyang. Meski demikian, BMKG dan BNPB belum menerima laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa.

Imbauan BMKG untuk Warga

BMKG mengingatkan warga untuk tetap tenang, memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali masuk, dan tidak terpancing informasi tidak valid. Peningkatan kewaspadaan diperlukan terutama karena gempa dangkal seringkali diikuti gempa susulan.

Ancaman dari Aktivitas Sesar Lembang

Selain gempa di Bekasi, BMKG Bandung mencatat aktivitas meningkat di Sesar Lembang. Meskipun gempa yang terjadi relatif kecil, aktivitas ini dinilai sebagai fase pelepasan energi—sebuah proses yang berpotensi memicu gempa lebih kuat di masa depan jika tidak dikelola lewat mitigasi yang tepat.[]