Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah Resmi Dilantik sebagai Kapolda Aceh: Putra Daerah yang Kembali Mengabdi

Banda Aceh, 19 Agustus 2025 — Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
Mutasi Internal dan Pergantian Jabatan
Upacara pelantikan tersebut adalah tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 yang dikeluarkan pada 5 Agustus 2025. Marzuki menggantikan Irjen Pol Achmad Kartiko yang dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri dan diberikan penugasan di luar struktur. Dengan jabatan baru ini, Marzuki juga naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) — menandai peningkatan tanggung jawab yang diembannya.
Jejak Karier: Sang Putra Asli Aceh
Marzuki Ali Basyah merupakan putra daerah asli Aceh, lahir pada 20 Juni 1968 di Tangse, Kabupaten Pidie. Ia meniti karier kepolisian setelah lulus dari Akademi Kepolisian tahun 1991. Berbagai posisi strategis pernah dipegangnya, terutama di wilayah Aceh, termasuk sebagai Kepala Biro SDM dan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Aceh, serta sejumlah Kapolres di Sumatera Utara.
Pengalaman di BNN dan Komitmen Anti-Narkoba
Sebelum kembali ke kepolisian, Marzuki dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh sejak April 2024 setelah sebelumnya menjabat di BNN Gorontalo. Di bawah kepemimpinannya, BNNP Aceh pernah menyabet penghargaan sebagai BNN terbaik. Ia dikenal karena mendorong sinergi lintas institusi untuk memperkuat pemberantasan narkoba di Aceh.
Harapan Baru dalam Penegakan Hukum di Aceh
Penunjukan putra daerah ini dianggap strategis karena Marzuki memahami kondisi lokal—baik dari sisi sosial maupun budaya. Dukungan luas mengemuka, terutama dari kalangan masyarakat dan tokoh daerah yang berharap agar kepemimpinannya membawa wajah baru, lebih humanis, sekaligus tegas dalam menjaga keamanan dan pemberantasan kriminalitas di Aceh.[]